Jenis dan Gejala Penyakit Vertigo

Diposting pada

Vertigo – Ade21 – Vertigo merupakan salah satu bentuk sakit kepala dimana si penderita mengalami persepsi gerakan yang tidak semestinya (gerakan berputar atau melayang) yang di sebabkan oleh pengguna pada sistem Vestibular. Vertigo dibagi menjadi beberapa tipe yaitu :

  1. Tipe Objektif
    Dimana si penderita merasa benda-benda disekitarnya bergerak.
  2. Tipe Subjektif
    Dimana si penderita merasa mereka bergerak pada saat mereka sedang diam.
  3. Tipe Pseudovertigo
    Dimana si penderita merasa sensasi gerakan berputas di dalam kepalanya.

Gejala vertigo umumnya ditandai dengan sakit kepala yang diiringi dengan berputarnya lingkungan sekitar, mual, muntah, sensasi kepala seakan-akan berputar, tidak mampu berdiri dengan normal, telinga berdenging, gerakan mata tidak normal, pusing tujuh keliling, serta hilangnya keseimbangan.
Vertigo dibagi menjadi dua (2) kelompok, yaitu :

Vertigo Perifer
Vertigo perifer merupakan salah satu jenis vertigo yang dialami oleh sebagian besar penderita vertigo. Vertigo jenis perifer ini biasanya disebabkan oleh penyebab utama yaitu gangguan pada telinga bagian dalam. Salah tugas telinga bagian dalam yaitu bertugas untuk mengatur keseimbangan tubuh. Seperti, ketika kepala digerakan atau merubah posisi kepala, maka area telinga bagian dalam akan memberi sinyal tentang posisi kepala. Sinyal ini akan dikirim ke otak agar bisa membantu menjaga keseimbangan tubuh dan fungsi pendegaran dengan baik.
Berikut bebepa hal yang bisa menyebabkan vertigo perifer :

  1. Benign Paroksismal Positional Vertigo
    BPPV atau lebih dikenal dengan vertigo posisi jinak merupakan penyebab vertigo paling umum. Yaitu hasil dari kristal kalsium karbonat yang mengambang bebas yang secara tidak sengaja memasuki lengan panjang kanalis semisirkularis posterior. Normalnya kristal ini melekat pada makula utricular. Dengan adanya perubahan posisi, kristal bergerak dalam endolymph dan menggantikan cupula sehingga menyebabkan vertigo. Kondisi BPPV juga lebih rentan dialami oleh orang-orang yang pernah melakukan operasi pada telinga, mengalami infeksi telinga, memiliki riwayat cedera kepala, serta sedang berada dalam masa penyembuhan atau  yang lebih dikenal dengan bedrest.
  2. Mengalami Labirintitis
    Yaitu kondisi peradangan dan infeksi akibat virus atau bakteri yang menyerang telinga bagian dalam, khususnya disaluran berliku-liku yang penuh dengan cairan (labirin).
  3. Pernah Memiliki Riwayat Cedera Kepala
    Riwayat cedera kepala juga merupakan penyebab vertigo perifer.
  4. Sindrom Meniere
    Berdasarkan temuan patologis, prinsip dari penyakit ini adalah peningkatan volume endolimfe yang berhubungan dengan distensi seluruh sistem endolimfatik (hidrops endolymphatic). Penyakit meniere merupakan salah satu penyakit langka yang terjadi pada telinga bagian dalam.
  5. Peradangan Saraf Telinga Dalam
    Vestibular neuritis adalah peradangan yang terjadi pada bagian saraf telinga yang terhubung langsung dengan otak.

Vertigo Sentral
Vertigo sentral biasanya terjadi karena adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap penyebab vertigo adalah cerembellum atau otak kecil. Cerembellum berhubungan langsung dengan sistem saraf sumsum tulang belakang dan berperan sebagai pengatur utama dari geraka tubuh. Berikut beberapa kondisi yang menjadi penyebab vertigo sentral :

  1. Migrain
    Yaitu serangan sakit kepala sebelah berulang yang disertai dengan rasa nyeri ringan hingga parah dan sering membuat penderitanya tidak berdaya.serangan sakit kepala sebelah berulang yang disertai dengan rasa nyeri ringan hingga parah dan sering membuat penderitanya tidak berdaya.
  2. Multiple Selerosis
    Merupakan gangguan sinyal saraf yang terjadi pada sistem saraf pusat di otak dan tulang belakang, yang diakibatkan oleh kesalahan pada sistem kekebalan tubuh seseorang.
  3. Neuroma Akustik
    Merupakan tumor jinak yang tumbuh pada saraf vestibular, yaitu sistem saraf yang menghubungkan telinga dengan otak. Neuroma akustik biasanya disebabkan oleh kelainan genetik.
  4. Stroke
    Yaitu penyumbatan pembuluh darah yang terjadi pada otak.
  5. Tumor Otak
    Tumor otak yang menyerang cerembellum atau otak kecil, sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh.
  6. Mengkonsumsi beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan efek samping berupa gejala vertigo.

Diatas merupakan beberapa jenis dan gejala vertigo yang paling umum terjadi. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *