Penyebab Sakit dan Cara Mengobati Sakit Gigi Dengan Pengobatan Tradisional

Diposting pada

Sakit Gigi – Ade21- Sakit gigi merupakan rasa nyeri pada gigi. Sakit gigi disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau yang dikenal dengan penyakit rahang, dan yang lainnya. Sakit gigi juga merupakan gejala penyakit jantung, seperti Angina. Sakit gigi dapat mengakibatkan sakit jantung dan stroke. Dan sakit gigi juga dapat menyebabkan kepala pusing dan tidak nyenyak tidur. Sakit gigi biasanya merujuk kepada rasa sakit di sekitar gigi atau rahang terutama sebagai akibat dari kondisi gigi. Dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh masalah gigi, seperti rongga gigi, gigi retak, suatu akar gigi terekspos, atau penyakit gusi. Tingkat keparahan sakit gigi dapat berkisar dari ringan hingga kronis, tajam dan menyiksa. Sebuah ujian lisan menyeluruh, yang mencangkup gigi X-ray, dapat membantu menentukan apakah sakit gigi datang dari masalah gigi atau rahang dan penyebabnya.
Sakit disekitar gigi dan rahang dapat mengakibatkan gejala penyakit jantung (Angina atau lebih dikenal dengan Serangan Jantung), Telinga (seperti eksternal infeksi telinga atau bagian dalam), dan Sinus (udara bagian-bagian dari tulang pipi). Seperti, sakit Angina (pasokan darah beroksigen yang tidak memadai ke otot jantng karena penyempitan pembuluh darah ke jantung) biasanya terletak di bagian dada atau lengan. Namun, pada beberapa pasian dengan Angina, rasa sakit gigi atau rahang adalah satu-satunya gelaja dari hati mereka. Infeksi dan penyakit telinga serta sinus juga dapat menyebabkan rasa sakit disekitar gigi atau rahang.

Penyebab sakit gigi umum meliputi rongga gigi, abses gigi, iritasi akar gigi, penyakit gusi, sindrom gigi retak, temporo-mandibula joint (TMJ) gangguan, impaksi, dan erosi gigi. Penentu sebenarnya dari penyakit gigi ini adalah adanya jasad renik yang tumbuh di daerah gigi yang retak, gigi berlubang yang mudah di tumbuhi jasad renik. Jasad renik biasanya tumbuh karena adanya sisa makanan yang menempel pada gigi yang bermasalah.

Penyebab Sakit Gigi

  1. Gigi Berlubang & Abses Gigi
    Penyebab paling umun dari sakit gigi adalah rongga gigi. Gigi berlubang (karies) adalah lubang dalam lapisan luar yang disebut enamel dan dentin. Enamel adalah putih terluar permukaan yang keras, dan Dentin adalah lapisan kuning tepat di bawah enamel. Kedua lapisan berfungsi melindungi jaringan hidup dalam gigi disebut Pulp, dimana pembuluh saraf berada. Bakteri tertentu dalam mulut mengubah gula sederhana menjadi Asam. Asam melunakkan (bersama dengan air liur) melarutkan enamel dan dentin, membuat gigi berlubang. Pulp hidup dalam dari gigi yang terkena bisa jadi terganggu oleh racun bakteri atau makanan dari cairan yang dingin, panas, asam atau manis sehingga menyebabkan sakit gigi.

    Perawatan rongga kecil biasanya melibatkan gigi mengisi.  Perawatan rongga yang lebih besar hiasan atau mahkota. Pengobatan untuk sebuah rongga yang telah menembus serta melukai pulp atau gigi yang terinfeksi adalah salah satu salurana akar prosedur atau ekstraksi gigi yang terkena. Prosedur saluran akar melibatkan menghapus jaringan pulpa mati (sehingga menghindari atau menghapus infeksi gigi) dan menggantikannnya dengan bahan inert mengisi. Prosedur ini digunakan untuk menyelamatkan gigi mati dari ekstraksi.

  2. Penyakit Gusi
    Penyakit gusi (penyakit periodontal) merupakan penyebab paling umum dari sakit gigi. Penyakit gusi mengacu pada peradangan dan jaringan lunak (gusi) dan hilangnya secara abnormal tulang yang mengelilingi dan memegang gigi pada tempatnya. Penyakit gusi disebabkan oleh racun yang dikeluarkan oleh bakeri tertentu dalam “plak” yang menumpuk dari waktu ke waktu sepanjang dan dibawah garis gusi. Plak ini merupakan campuran dari makanan, air liur, serta bakteri. Gejala awal penyakit gusi adalah berdarahnya gusi tanpa rasa sakit. Jika timbul rasa nyeri, ini menandakan gejala penyakit gusi sudah lebih parah sebagai akibat dari hilangnya tulang di sekitar gigi dan mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri pada kantong gusi dalam dapat menyebabkan bengkak, infeksi gusi, nyeri dan kerusakan tulang lebih lanjut.

    Pengobatan penyakit gusi biasanya selalu melibatkan kebersihal mulut dan menghilangkan plak bakteri dan karang gigi (plak mengeras). Sedangkan untuk penyakit gusi lanjut biasanya memerlukan pembersihan menyeluruh pada gigi dan akar gigi yaitu “Scaling dan Root Planing” serta “Kuretase Subgingival”. Scaling dan root planing adalah pengangkatan plak dan tartar dari akar gigi terekspos, dan kuretasi subgingival mengacu pada pengangkatan jaringan gusi yang meradang dari permukaan lapisan.

  3. Impaksi & Erosi Gigi
    Sakit gigi bisa berasal dari gigi yang telah gagal tumbuh kedalam posisi yang tepat dan tetap di bawah gusi atau tulang. Ketika molar ketiga (gigi geraham terakhir di bagian belakang)  hendak tumbuh, gusi disekitarnya dapat menjadi meradang dan bengkak. Pengobatan untuk gigi yang terkena dampak biasanya nyeri obat, antibiotik (untuk infeksi) dan operasi pengangkatan molar ke tiga (odontektomi)
  4. Akar Gigi Sensitif
    Sakit gigi juga disebabkan oleh akar gigi yang terbuka. Akar lebih rendah adalah dua pertiga dari gigi yang biasanya dikubur ditulang. Racun bakteri melarutkan tulang sekitar akar dan menyebabkan gusi dan tulang surut, memperlihatkan akar. Kondisi akar terkena di sebut “resesi”. Akar terbuka dapat menjadi sangat sensitif terhadap makanan dingin, panas, dan asam karena mereka tidak lagi dilindungi oleh gusi sehat dan tulang.
  5. Sindrom Gigi Retak (Cracked Tooth Syndrome)
    Mengacu pada sakit gigi yang disebabkan oleh gigi patah (gigi fraktur) tanpa rongga berhubungan atau penyakit gusi lanjut. Menggigit pada area gigi fraktur dapat menyebabkan nyeri tajam parah. Pengobatan gigi fraktur biasanya melibatkan melindungi gigi dengan mahkota penuh cakupan yang terbuat dari emas atau porselen. Jika hanya menempatkan mahkota saja itu tidak meringankan gejala nyeri, prosedur saluran akar mugkin diperlukan.
  6. Gangguan Temporo-mandibular Joint (TMJ)
    Gangguan TMJ dapat menyebabkan rasa sakit yang biasanya terjadi dalam atau disekitar telinga atau rahang bawah.
    Pengobatan nyeri sendi TMJ biasanya melibatkan oral anti-inflamasi over-the counter (OTC) obat-obatan seperti ibuprofen (motrin atau advil) atau naproxen (aleve).
  7. Ketidakseimbangan Hormon
    Ketidakseimbangan hormon biasanya terjadi pada kaum perempuan. Perempuan dapat mengalami hingga 4 kali ketidakseimbangan hormon selama siklus hidupnya yakni pada masa pubertas, menstruasi, menopause, dan kehamilan.

Pengobatan Tradisional Untuk Sakit Gigi

  1. Bersihkan Bagian Yang Sakit
  2. Obati Sakit Gigi Dengan Cara Memijat
  3. Daun Inggu Kering
  4. Minyak Tempurung Kelapa
  5. Campuran Rebusan Daun Sirih dan Cengkeh
  6. Dengan Mengunyah Bawang Merah Mentah
  7. Kumur Dengan Menggunakan Air Garam
  8. Daun Jambu
  9. Kompres Dengan Es Batu

Diatas merupakan beberapa penyebab sakit gigi dan cara mengobati sakit gigi dengan cara tradisional. Semoga bermanfaat untuk sahabat Ade21.

Jangan lupa share and komen Ade21.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *